make
every second
count
titish!

recently
Proofreading
Foucault's Pendulum
Umberto Eco
Reading
Darren Shan #6
The Vampire Prince

Darren Shan
Receiving
Vintage City
from: Russia
Sending
Happy Family
to: Netherlands
Watching
The Artist
foot prints

paste html code

chatter box


Titish's bookshelf: read

Detektif Conan Vol. 62
Hai Miiko! 22
Filsafat Dunia Matematika: Pengantar untuk Memahami Konsep-konsep Matematika
Rp 2 Jutaan Keliling Vietnam dalam 15 Hari
SuperMiring Family
Mengenal Masyarakat Belanda
Panduan Hemat Keliling Australia
malu bertanya (bisa) sesat pikiran
The Joy Luck Club; Perkumpulan Kebahagiaan dan Keberuntungan
Eurotrip: 15 Hari Jelajahi 5 Negara 9 Kota
Secret Princess
Panduan Hemat: Keliling Amsterdam, Brussel, Paris, Luxemburg & Trier
Detektif Conan Vol. 61
The Unbearable Lightness of Being
Manusia Ulang-Alik: Biografi Umar Kayam
Detektif Conan Spesial Vol. 35
Kota Antah Berantah
Rp2 Juta Keliling Thailand, Malaysia, & Singapura
Lukisan Hujan
Detektif Conan Vol. 60


Titish AK's favorite books »
}
Sunday, July 10, 2011 @ 11:25 PM
Bike to Eat #1: Mangut Lele Nasi Jaya
Awal-awal masa pacaran satu setengah tahunan silam (saya menyebutnya Pacaran Season 1 :D), saya dan pacar punya jadwal ngedate rutin tiap Minggu pagi: gowes bareng buat hunting kuliner di wilayah Gamping-Godean dan sekitarnya (pacarku tetanggaku :p). Sewaktu si pacar liburan di sini setengah tahunan lalu a.k.a Pacaran Season 2, sekali dua kali kami masih gowes bareng meskipun udah nggak sesering Season 1. Nggak ada pacar pun toh biasanya saya punya teman gowes setia yang adalah teman SMA saya. Sejak si teman SMA tersebut keterima bekerja di Kalimantan, praktis saya makin jarang nyepeda dan lihatlah akibatnya: dalam waktu setengah tahun a = 2b berubah menjadi 2a = 3b dengan (a = berat badan si pacar) dan (b = berat badan saya). Harusnya saya senang karena itu berarti si pacar makin mengurus dan mengganteng #huek, tapi ternyata itu juga berarti saya memberat T_T


Dalam rangka mewujudkan rasio berat badan ke angka yang wajar, pagi tadi saya gowes nemenin papa hunting mangut lele di daerah mBedingin, Sumberadi, Mlati. Dengan mempertimbangkan kontur wilayah Djogja, papa sengaja milih lokasi di utara supaya asas bersakit-sakit-dahulu-bersenang-senang-kemudian terpenuhi (berangkat nanjak, pulang nyaris nggak ngayuh). Pada judul dibubuhkan #1 dengan harapan bakalan ada #2, #3, #4, dan seterusnya. Nggak ngerti juga deh kalo nyepeda tapi tujuannya cari makan begitu bakal berefek terhadap penurunan berat badan ato nggak. Yang jelas lama tidak bersepeda berefek pada menurunnya stamina tubuh saya. Baru sampai perempatan Kronggahan, saya udah minta berhenti buat minum dan pandangan tiba-tiba berkunang-kunang +_+ Tapi ini semua harus dilalui demi bisa makan ini:


Saya sering diomelin pacar ketika di rumah makan dan sudah kenyang, saya tetap memaksakan diri untuk menghabiskan suatu makanan dengan alasan pekewuh sama yang jualan. Menurut saya makanan tidak habis = penjual makanan berasumsi makanannya tidak enak >> saya pekewuh. Jadi sekenyang apapun saya, saya mengusahakan untuk menghabiskan makanan pesanan saya (pekewuh penyebab gendut :-S). Tapi lihat dong itu porsinya, huhuhuh. Terpaksa saya cuma makan sepertiganya, itu pun papa udah bantuin ngabisin tempe gembusnya. Lagian mangut lele yang ini biasa aja, saya lebih suka Mangut Lele Mbak Is di mBantul sana. Saya nggak tahan pedes, tapi sambel petisnya yang di mBantul itu jan... nagiiihhh!! Satu lagi mangut lele yang belum kesampaian adalah Mangut Lele Mbah Marto di daerah ISI, mBantul. Kapan-kapan nyepeda ke sana ah :)

Harga: 2 porsi mangut lele (komplet dengan tahu bacem, tempe gembus, sayur tempe) + 3 mangut lele dibawa pulang + 2 teh panas = 31ribu
Rasa: 6,5/10

Sekian. Semoga ada edisi bike2eat-bike2eat selanjutnya! :D Di Utrecht, mungkin? ;)

P.S. Sesampainya di rumah saya masih gendut :-S

Labels:

3 attention(s)
monthly archive

December 2006 January 2007 February 2007 March 2007 April 2007 May 2007 June 2007 July 2007 August 2007 September 2007 October 2007 November 2007 December 2007 January 2008 February 2008 April 2008 May 2008 June 2008 July 2008 August 2008 September 2008 October 2008 November 2008 January 2009 February 2009 March 2009 May 2009 June 2009 July 2009 August 2009 October 2009 December 2009 January 2010 February 2010 April 2010 May 2010 June 2010 July 2010 November 2010 February 2011 June 2011 July 2011 August 2011 September 2011 October 2011 November 2011 February 2012 March 2012
recent entries

Jangan Menulis Skripsi, Titish (Un)used Stamps PLN Mustajab De Koelies in Deli Stars in A Jar Layar Tancep Tolok Ukur Sayang Quitter Hello, World! Kandangsari